Tips Merawat Diecast Agar Cat Tak Mengelupas



Senang dengan mainan diecast? Namun tak tahu cara merawatnya? Berikut tips merawat diecast agar awet dan bernilai jual tinggi.


Mungkin tak semua orang tahu apa yang disebut diecast. Diecast adalah mainan atau model yang diproduksi menggunakan metode die-casting, yang berarti melalui proses pelelehan logam atau metal untuk kemudian dituang dan dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Die-cast metal terbuat dari logam dan plastik. Metal yang digunakan biasanya adalah zamak  yang merupakan campuran seng dan alluminium. Zamak juga dikenal sebagai white metal atau pot metal. Mainan yang biasa menggunakan metode die casting biasanya adalah mainan model dengan skala, misalnya mobil, motor, pesawat terbang, peralatan konstruksi ataupun kereta api. 


Yudha Ridwan, salah satu kolektor diecast asal Panciran, Tebet, Jakarta Selatan menuturkan, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh diecaster dalam merawat diecast. Perawatan itu diperlukan agar diecast awet. Jika diecast bertahan lebih lama akan berdampak pada harga jual. Semakin lama daya tahannya, harga jual bisa semakin tinggi. "Diecast merupakan hobi yang bisa menjadi investasi," katanya melalui pesan massanger, Kamis (24/6).


Dia melanjutkan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan. Usahakan tempat menyimpan diecast tidak lembab dan kondisinya kering. Udara yang lembab dapat membuat kondisi cat pada diecast rusak. "Kadang bisa merubah kondisi diecast menjadi kasar, atau mrintis," ucap pria yang menggeluti diecast sejak tahun 1993 itu.


Selanjutnya, usahakan tempat penyimpanan diecast jauh dari debu dan sinar cahaya matahari langsung. Cahaya yang langsung menyinari tempat penyimpanan akan membuat cat pada diecast lama kelamaan akan memudar. "Nah, di sini harus pintar-pintar melihat kondisi sekitar. Kelebihan cahaya buruk, kekurangan cahaya juga buruk. Kalau saya memilih tempat di pojok atau sudut bangunan rumah yang dekat dengan cendela. Menurut saya sirkulasi udara dan pencahayaan matari pas. Sehingga tidak terlalu kering dan juga tidak lembab," ujarnya.


Berikutnya, hal yang tak kalah penting dalam merawat diecast adalah menyisipkan silica jel sebagai pengendali udara dalam rak penyimpanan mengatur kelembaban udara. Di tahap ini, silica jel juga harus dicek dan jika perlu dijemur kemudian disimpan kembali.


Yr, sapaan akrabnya juga mengimbau para diecaster untuk meluangkan waktu untuk membersihkan rak penyimpanan maupun diecast itu sendiri. Biasanya selang waktu penyimpanan, debu-debu kecil akan hinggap di rak maupun diecast. Cara membersihkannya, usap perlahan dengan menggunakan kain yang berbahan katun. Kain katun yang halus tak kan merusak cat diecast saat diecast dibersihkan. "Kalau pas libur kerja atau tanggal merah bisa di cek koleksinya untuk dibersihkan atau kalau butuh cuan bisa dijual dulu," ujarnya sembari tertawa.


Dia menyarankan, rak penyimpanan diecast terbuat dari bahan akrilik. Menurutnya bahan akrilik dapat menjaga tingkat kelembaban udara dengan baik. "Kalau saya lebih cocok akrilik daripada rak yang tebuat dari kayu. Kalau yang berbahan kayu, kadang saat lembab kayu akan menyerap air dan bisa menimbulkan jamur," katanya.


Perawatan diecast yang baik, akan membawa kebaikan lain pula. Jika dirawat dan tahan lama, saat item diecast yang dikoleksi menjadi buruan diecaster, harga dapat menjadi beberapa kali lipat dari harga pembelian awal. "Satu diecast bisa sampai puluhan juta harganya, meski sudah keluar dari bungkusnya," ucapnya. (*)

Komentar