Tampilkan Sosok Perawat hingga Peneliti Vaksin
Situasi pandemi Covid-19 tentu tidak bisa dipisahkan dari pengabdian dan perjuangan para tenaga kesehatan (nakes). Sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras para nakes dan upaya penanganan pandemi, Mattel mengeluarkan lini Barbie bertema nakes dalam program #ThankYouHeroes.
Program #ThankYouHeroes Mattel dibuat pada tahun 2020 untuk menghormati individu yang telah memimpin perjuangan melawan Covid-19 serta para pahlawan sehari-hari yang telah berkiprah dalam penanganan pandemi. Rangkaian tersebut terdiri dari produk edisi khusus dari Fisher-Price, Matchbox, MEGA, UNO, American Girl, serta Barbie.
Yang menarik, boneka Barbie dalam program ini dibuat berdasarkan enam sosok real nakes perempuan dari sejumlah negara.
Nah, enam nakes yang dibuat model Barbie yaitu :
1. Amy O'Sullivan, RN (AS) – Perawat ruang gawat darurat yang merawat pasien COVID-19 pertama di Brooklyn di Wyckoff Heights Medical Center. Dia sempat jatuh sakit dan mendapat bantuan pernafasan (intubasi), kemudian beberapa minggu kemudian kembali bekerja untuk terus merawat orang lain.
2. Dr. Audery Cruz (AS) – pekerja garis depan dari Las Vegas, yang selama pandemi, bergabung dengan dokter Asia-Amerika lainnya untuk memerangi bias dan diskriminasi rasial.
3. Dr. Chika Stacy Oriuwa (Kanada) – seorang psikiater di University of Toronto, Ontario, yang telah menganjurkan melawan rasisme sistemik dalam perawatan kesehatan selama pandemi.
4. Profesor Sarah Gilbert (Inggris) – profesor vaksinologi yang memimpin pengembangan vaksin Astra Zeneca di Universitas Oxford di Inggris.
5. Dr. Jaqueline Goes de Jesus (Brasil) – seorang peneliti biomedis yang dipercaya memimpin pengurutan genom varian Covid-19 di Brasil.
6. Dr. Kirby White (Australia) - dokter umum yang ikut mendirikan Gowns for Doctors, pakaian yang dapat dicuci dan digunakan kembali, memungkinkan pekerja garis depan di Victoria, Australia untuk terus menemui pasien selama pandemi.
Barbie memproduksi boneka dengan model real para nakes ini sebagai cara membagikan kisah mereka untuk menginspirasi generasi berikutnya agar meneladani para pahlawan ini. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi pengakuan bahwa semua nakes di garis depan telah melakukan pengorbanan yang luar biasa ketika menghadapi pandemi dan tantangan yang semakin meningkat.
“Barbie menyadari bahwa semua pekerja garis depan telah membuat pengorbanan yang luar biasa ketika Menghadapi pandemi dan tantangan yang semakin meningkat,” kata Lisa McKnight, wakil presiden senior dan kepala global Barbie & Dolls di Mattel. “Untuk menyoroti upaya mereka, kami membagikan kisah mereka dan memanfaatkan platform Barbie untuk menginspirasi generasi berikutnya untuk mengikuti para pahlawan ini dan memberi kembali. Harapan kami adalah untuk memelihara dan menyalakan imajinasi anak-anak yang memainkan alur cerita mereka sendiri sebagai pahlawan,” imbuhnya.(*)


Komentar
Posting Komentar